Ketika kita mendengar kata “rotan”, apa yang pertama kali kita bayangkan? Wah, barangkali banyak hal, terlebih sesuatu itu penah bersentuhan dengan kita, misalnya kursi goyang kakek kita yang masih ada. Atau tempat kita bermanja diri ketika masih orok (bayi maksudnya). Apa lagi yah…? Banyak kalau kita mau menyebutkannya satu persatu. Dulu (mau flash back sebentar yah), ketika masih kecil, para sepuh di kampung saya ketika akan jemur padi selalu menggunakan anyaman tikar dari rotan, bersihin debu pada kasur pakai rotan, sebagian dinding rumah menggunakan polesan rotan…buanyaak…sampe-sampe pentungan untuk nguber maling juga berbahan rotan :)..Di wilayah Indonesia, rotan merupakan komoditi yang tidak bisa dilupakan..Semua produk mebel kita, sovenir dan produk apapupun itu bentuknya, rotan hampir ada dalam setiap polesan..bahkan acapkali saya berfikir bagaimana menjadikan rotan sebagai bahan untuk “casing” ponsel (ayoo, para inventor kita ber-inovasi-ria). Mengapa tidak? Penggunaan rotan dalam produk mebel seperti meja contohnya membuat mata sejuk memandang, mudah dibersihkan dan pada umumnya awet…selain itu bahan ini tidak menimbulkan ancaman serius pada lingkungan bila suatu saat tidak digunakan lagi dan proses daur ulangnya tidak memakan biaya produksi yang begitu tinggi. Tambahan masyarakat kita dengan asahan “skill” sedikit dapat berkontribusi pada variasi produk yang diinginkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar